Tinjauan Buku: “Perspectives on the Ending of Mark: 4 Views”

Ending of MarkBeberapa waktu lalu saya membaca buku yang berisi diskusi mengenai originalitas bagian akhir Injil Markus, khususnya Markus 16:9-20 [selanjutnya akan disingkat: LE – kepanjangan dari The Longer Ending]. Buku yang saya maksud adalah: Perspectives on the Ending of Mark: 4 Views, ed. David Alan Black (Nashville, Tennessee: Broadman and Holman Publishers, 2008). Sebagaimana judulnya, buku ini memuat presentasi empat pandangan yang berbeda mengenai keaslian LE. Pandangan-pandangan ini bisa diringkas, sebagai berikut:

  1. Daniel B. Wallace – Markus menghendaki Injilnya diakhiri pada pasal Continue reading

Gelar Yesus: Anak Allah – Bag. 3

Dalam note lanjutan ini, saya akan mengulas tentang gelar “Anak Allah” bagi Yesus dalam Injil Matius dan Injil Markus.

Sebelum memulai ulasan ini, perlu dicatat bahwa ada sejumlah sarjana yang menafsirkan “huios tou theou” (Anak Allah) dalam terang konsep “divine men of Greco-Roman world”. Menurut mereka, gagasan bahwa Yesus adalah Anak Allah berparalel dengan gagasan theios aner ala dunia Helenisme.[1] Intinya mereka ingin menyatakan Continue reading

Arsip Komentar Perdebatan Tentang Note “Markus 2:26, Sebuah Anakronisme?”

Berikut ini saya arsipkan komentar-komentar dalam perdebatan saya dengan J.P. Jones di grup Centre for Logical Defense of Christianity (CLDC). Perdebatan ini berlangsung berkenaan dengan note saya yang berjudul: Markus 2:26, Sebuah Anakronisme? (lihat: https://www.facebook.com/groups/Menjawab.berbagai.gosip.miring.ttg.kekristenan/doc/231409543595266/). Dalam note ini, saya memaparkan pandangan saya untuk melawan pandangan Ehrman yang disetujui dan dibela oleh Jones.

Perlu disebutkan juga bahwa dalam perdebatan tersebut, ada beberapa teman lain yang ikut memberikan komentar. Namun saya hanya akan mencantumkan komentar-komentar kami berdua, dan juga komentar-komentar dari Edward Hanock dan Ma Lobo, serta sebuah komentar berisi link yang sangat baik dari Sam SI. Saya juga menghapus beberapa komentar yang tidak signifikan dan tidak berhubungan langsung dengan note saya. Continue reading

Remah-remah dari Meja Israel Dipungut oleh Seorang Wanita Yunani (Mrk. 7:24-30)

Walau saya sudah menulis sebuah artikel mengenai misi Yesus dalam Injil Sinoptik (baca di sini) yang melibatkan pengamatan terhadap Markus 7:24-30, namun saya rasa bagian ini perlu dijelaskan secara tersendiri. Hal ini menurut saya penting karena tidak jarang bagian ini digunakan sebagai dalil untuk memaksakan ide bahwa misi Yesus hanya bagi Israel. Seolah-olah bagian ini merupakan penolakan Yesus yang permanen terhadap orang-orang non Yahudi.

Setelah membaca tafsiran Profesor Jacob van Bruggen, menurut saya, tafsiran beliau cukup representatif untuk dikemukakan. Itulah sebabnya, di bawah ini Continue reading