Home

A Review of Robert R. Reilly: The Closing of the Muslim Mind: How Intellectual Suicide Created the Modern Islamist Crisis

Leave a comment

41e12xyzpml-_sx317_bo1204203200_Seorang sarjana Inggris bernama William Montgomery Watt menyatakan: “Disiplin sentral dalam Islam bukanlah pendidikan, melainkan yurisprudensi (hukum)”.

Kata-kata Montgomery di atas sangat tepat menggambarkan “core value” (nilai inti) dari Islam yang penekanannya bukan pada aspek intelektual, melainkan “power and will” (kekuasaan dan kehendak). Islam berarti “tunduk” (submission) secara mutlak kepada kehendak Allah. Dalam intonasi keyakinan dasar seperti ini, Anda tidak memerlukan intelektualitas sebagai intonasi mayornya. Semua yang Anda perlukan adalah sikap tunduk kepada apa pun yang dikatakan Allah dan Muhammad, maka Anda sudah boleh mengkalim sebuah kesalehan. Tanpa pertanyaan, tanpa perlawanan, tanpa refleksi kritis, kecuali satu hal: tunduk atau taat mutlak!
More

Charles Haddon Spurgeon, Khotbah, dan Riset

Leave a comment

Saya baru saja memCharles Spurgeonbaca sebuah buku, Charles Spurgeon: The Prince of Preachers mengenai Charles Haddon Spurgeon (19 Juni 1834 – 31 Januari 1892) yang dikenang sebagai salah seorang pengkhotbah terbesar dalam sejarah Kekristenan. Selama 40 tahun, ia telah mengkhotbahkan lebih dari 3500 khotbah kepada lebih dari 10 juta orang (buku berisi koleksi khotbah-khotbahnya mencapai 65 volume). Tidak seorang pun pada masanya yang memiliki kemampuan berkhotbah dengan daya tarik yang sangat kuat hingga ribuan orang datang mendengarkannya berkhotbah setiap minggu. More

Book Review: What is a Healthy Church Member? (Mark 4)

Comments Off on Book Review: What is a Healthy Church Member? (Mark 4)

Thabiti M. Anyabwile, What is a Healthy Church Member? Wheaton, Illinois: Crossway Books, 2008. 127pp.

Thabiti memberi judul untuk bab mengenai tanda keempat dari seorang anggota Gereja yang sehat: A Healthy Chruch Member is Geniuinely Converted (Seorang Anggota Gereja yang Sehat adalah Petobat Sejati). Saya kira, ini adalah bab yang sangat penting karena istilah pertobatan sering digunakan oleh semua orang Kristen namun tidak banyak yang paham makna sesungguhnya dari pertobatan itu sendiri. More

Paulus Pembajak Injil yang Asli seperti Klaim Muslims?

Comments Off on Paulus Pembajak Injil yang Asli seperti Klaim Muslims?

Klaim bahwa Paulus adalah “pendiri” (founder) Kekristenan atau bahwa Paulus telah membajak (hijack) Injil Yesus yang asli lalu menjadikannya seperti yang dipercayai Kekristenan, merupakan sebuah klaim basi dan tanpa dasar historis sama sekali.

Klaim basi tanpa dasar historis di atas selalu dikumandangkan oleh Muslims di seluruh dunia sampai sekarang. Kita bisa memahaminya. Apalagi yang mereka bisa lakukan kecuali menelorkan dan membunyikan klaim basi di atas secara berulang, meskipun mereka tidak dapat mempresentasikan satu pun bukti sejarah untuk mendukung klaim tersebut? Mereka tidak memiliki pilihan lain selain menggabungkan diri ke dalam kebohongan demi kebohongan. Jika tidak, Qur’an dan Muhammad harus dianggap sebagai sebuah penyimpangan maha serius terhadap Injil Yesus Kristus. More

Siapakah Ayah Muhammad, Wahai Muslims?

Comments Off on Siapakah Ayah Muhammad, Wahai Muslims?

Muslims terbiasa menghafal tanpa mencerna. Maka ketika diperhadapkan dengan tantangan serius, otak mereka yang tidak terbiasa digunakan dengan baik itu lalu memunculkan berbagai excuses absurd.

Misalnya tentang siapa ayah kandung Muhammad yang sebenarnya. Muslims di seluruh dunia percaya (asumsi) tanpa pertanyaan bahwa ayah Muhammad adalah Abdullah putra Abul-Muttalib. Karena hanya sekadar menghafal, mereka tidak sadar akan masalah serius dari asumsi tersebut. More

Klaim-klaim Islam dan Tradisi Manuskrip PB (Wawancara David Wood dengan Prof. Daniel B. Wallace, Ph.D.)

Comments Off on Klaim-klaim Islam dan Tradisi Manuskrip PB (Wawancara David Wood dengan Prof. Daniel B. Wallace, Ph.D.)

Muslims, secara tipikal, mengklaim beberapa poin berikut:

  • Kitab-kitab Injil telah diubah secara sengaja untuk menyelewengkan naskah originalnya.
  • Naskah original Kitab-kitab Injil seharusnya memuat informasi bahwa Yesus tidak disalibkan, Yesus tidak bangkit dari kematian, dan bahwa Yesus tidak mengklaim diri-Nya ilahi.
  • Para sarjana Muslim modern, merujuk kepada studi Bart D. Ehrman mengenai kritik tekstual PB, kemudian memasukkan asumsi Islamik mereka ke dalam studi tersebut, sambil berpikir bahwa Ehrman membantu mereka mendapatkan dukungan bagi klaim-klaim di atas.

More

Diskrepansi Pengisahan dan Historisitas Penyaliban Yesus

Comments Off on Diskrepansi Pengisahan dan Historisitas Penyaliban Yesus

Akhir-akhir ini saya banyak menyimak rekaman-rekaman perdebatan mengenai penyaliban Yesus di Youtube. Saya mengamati sebuah strategi berargumen yang menarik dari kalangan apologet Muslim dalam rangka menolak historisitas (kesejarahan) penyaliban Yesus adalah dengan berkutat pada detail-detail pengisahan di sekitar narasi-narasi penyaliban Yesus dalam Kitab-kitab Injil. Mereka mengajukan detail-detail yang menurut mereka tidak harmonis satu sama lain, sebagai indikasi bahwa penyaliban Yesus tidak pernah terjadi.

Ada kekecualian, semisal Shabir Ally sama seperti Ahmed Deedat percaya bahwa Yesus disalib, namun tidak mati melalui penyaliban. Tetapi, pandangan Deedat dan Ally, bisa dikatakan bukan merupakan pandangan mayoritas Muslim. Meski demikian, Ally juga menggunakan strategi yang sama, yaitu memberi perhatian terhadap diskrepansi detail-detail pengisahan di sekitar narasi penyaliban dan kematian Yesus lalu menyimpulkan bahwa Yesus tidak mati melalui penyaliban. Termasuk juga Louay Fatoohi dalam bukunya: The Mystery of the Crucifixion. More

Book Review: What is a Healthy Church Member? (Mark 3)

Comments Off on Book Review: What is a Healthy Church Member? (Mark 3)

Thabiti M. Anyabwile, What is a Healthy Church Member? Wheaton, Illinois: Crossway Books, 2008. 127pp.

Mengawali bab mengenai “mark 3,” Thabiti menulis: “The greatest need in the world today is the Gospel” (“Kebutuhan terbesar dalam dunia saat ini adalah Injil.”). Dan bahwa “The greatest need in the church today is the Gospel” (“Kebutuhan terbesar dalam Gereja masa kini adalah Injil.”). Sedemikian vitalnya Injil dalam keseluruhan eksistensi Gereja, maka tanda ketiga yang dikemukakan Thabiti sebagai jawaban dari: “What is a healthy church member?,” adalah “A healthy church member is Gospel saturated.” (“Seorang anggota Gereja yang sehat dipenuhi oleh Injil”). More

Older Entries

%d bloggers like this: