Muslims, secara tipikal, mengklaim beberapa poin berikut:

  • Kitab-kitab Injil telah diubah secara sengaja untuk menyelewengkan naskah originalnya.
  • Naskah original Kitab-kitab Injil seharusnya memuat informasi bahwa Yesus tidak disalibkan, Yesus tidak bangkit dari kematian, dan bahwa Yesus tidak mengklaim diri-Nya ilahi.
  • Para sarjana Muslim modern, merujuk kepada studi Bart D. Ehrman mengenai kritik tekstual PB, kemudian memasukkan asumsi Islamik mereka ke dalam studi tersebut, sambil berpikir bahwa Ehrman membantu mereka mendapatkan dukungan bagi klaim-klaim di atas.

Profesor Daniel B. Wallace, Ph.D., pakar Perjanjian Baru dari Dallas Theological Seminary dan Direktur Eksekutif “Center for the Study of the New Testament Manuscripts,” menegaskan bahwa semua klaim di atas hanyalah “iman buta“, iman yang berkontradiksi dengan semua bukti tekstual yang ada dalam tradisi manuskrip Perjanjian Baru.