Muslims terbiasa menghafal tanpa mencerna. Maka ketika diperhadapkan dengan tantangan serius, otak mereka yang tidak terbiasa digunakan dengan baik itu lalu memunculkan berbagai excuses absurd.

Misalnya tentang siapa ayah kandung Muhammad yang sebenarnya. Muslims di seluruh dunia percaya (asumsi) tanpa pertanyaan bahwa ayah Muhammad adalah Abdullah putra Abul-Muttalib. Karena hanya sekadar menghafal, mereka tidak sadar akan masalah serius dari asumsi tersebut. More